Tuesday, November 15, 2011

Penelitian Kualitatif Mikroflora Tanah Dengan Metode Penguburan Gelas Obyek (Burried Slide or Contact Slide)


I.      TUJUAN
À      Untuk mengamati dan membandingkan kualitas mikroorganisme dan bahan organik di tanah dengan berbagai perlakuan bahan organik.
                                     
II.      TEORI
Metode yang sangat menarik untuk meneliti kualitatif flora tanah digunakan oleh Choluduy (1930). Metode ini dikenal dengan teknik “buried slide” atau “contact slide”. Cara ini sangat sederhana yaitu dengan menginkubasikan gelas objek yang kontak dengan tanah. Selama inkubasi partikel tanah melekat pada permukaan gelas objek dan mikroorganisme berkembang pada permukaan gelas tersebut. Metode ini dapat digunakan di lapangan maupun di laboratorium.

III.      ALAT DAN BAHAN
µ       Tanah tanpa bahan organik
µ       Senyawa organik untuk memperkaya bahan organik tanah berupa pepton, pupuk kandang dan pupuk organik cair.
µ       Cat phenolic rose bengal (rose bengal 1 g dan CaCl2 0,3 g ditambahkan ke dalam 100 ml larutan fenol 5%), minyak imersi.
µ       Gelas objek
µ       Spatula/pisau untuk membuat irisan pada tanah
µ       Beacker glass

IV.      CARA KERJA
a. Timbang 50 g tanah dan tambahkan 1% senyawa organik dan aduk rata dengan perbandingan 1:1.
b.      Buat irisan dengan spatula/pisau di permukaan tanah, masukkan gelas objek bersih secara vertikal sampai sekitar 5-10 cm di bawah permukaan tanah. Tutup tanah dengan plastik untuk mencegah kekeringan. Inkubasikan selama satu minggu.
c.       Lakukan langkah 2 di atas pada tanah di lapangan.
d.      Keluarkan gelas objek dan bersihkan salah satu permukaannya. Permukaan tanah yang akan diteliti dibersihkan dari partikel tanah kasar dengan merendamnya dalam air, kemudian keringkan diudara.
e.       Tempatkan gelas objek di atas beacker glass berisi air mendidih. Tambahkan phenolic rose bengal di permukaan gelas obyek yang akan diteliti dan biarkan satu menit. Jaga agar gelas objek tidak mengering dengan menambahkan phenolic rose bengal jika diperlukan.
f.       Cuci gelas objek sampai bersih, keringkan dengan kertas saring dan tetesi dengan minyak imersi. Lihat preparat di bawah mikroskop dengan pembesaran 100 kali pada lensa objektif. Mikroorganisme akan menyerap warna merah muda atau merah, partikel tanah akan tidak berwarna, dan bahan organik akan berwarna kuning atau merah pucat.
g.      Bandingkan gambaran tersebut untuk setiap tanah yang telah diberi perlakuan maupun tanah yang tidak diberi perlakuan. Amati jumlah sel meikroorganisme, komposisi dan perbedaannya secara kualitatif berdasarkan perlakuan.

V.      HASIL PENGAMATAN
Perbandingan kualitas mikroorganisme dan bahan organik di tanah dengan berbagai perlakuan bahan organik.

Perlakuan dan kualitas tanah
Mikroorganisme
Bahan organik
Tanah tanpa bahan organik (tanah biasa)
+++

++

Keterangan : +++ = banyak
                      ++   = sedang


VI.      PEMBAHASAN
Pada percobaan ini kami mendapatkan hasil  mikroorganisme  yang banyak, serta bahan organik yang sedang jumlahnya yang dapat terlihat di mikroskop, hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor yang berpengaruh antara lain adalah tanah biasa yang kami gunakan lumayan subur, cara penguburan gelas objek yang benar, atau pada saat akan mengamati pada mikroskop gelas objek  terjaga dengan baik dan sebagainya. Sehingga, mikroorganisme dapat dilihat di bawah mikroskop yang banyak jumlahnya.
VII.      KESIMPULAN
1.      Mikroorganisme yang lebih banyak terdapat pada tanah yang mengandung bahan organik yang tinggi.
2. Mikroorganisme yang dapat terlihat di bawah mikroskop setelah                  dilakukan dengan pengecatan dengan menggunakan phenolic rose bengal    terlihat dengan jelas berwarna merahmuda, dan bahan organik tanah yang berwarna kuning dan tanah yang tidak berwarna.     

0 komentar:

Post a Comment