Saturday, August 4, 2012

FILOGENI, EKOLOGI VARIASI GENETIKA DAN REPRODUKSI ANOA (Famili bovidae)

Anoa, ruminansia berukuran tubuh sedang merupakan spesies endemik pulau Sulawesi, khususnya Sulawesi Tenggara. Habitat anoa saat ini menghadapi tekanan yang cukup berat sebagai akibat penggunaan lahan untuk pertanian, penebangan hutan yang semakin merajalela. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari status ekologi, klasifikasi hewan berdasarkan morfologi dan analisis DNA, dan status dan fisiologi reproduksinya. Penelitian ini dilakukan di Taman Nasional Rawa Aopa Sulawesi Tenggara, selama periode 2002-2003. Hasil penelitin ini menyimpulkan bahwa ditengah perusakan ekosistem yang semakin berat, anoa yang mendiami gunung Watumohai dan hutan bakau di wilayah Taman Nasional Rawa Aopa masih dapat bertahan hidup. Dalam kondisi populasi yang diperkirakan sangat terbatas, anoa masih mampu memanfaatkan sumberdaya pakan alam dan air yang dimiliki oleh dua lokasi tersebut. Perhatian seyogyanya perlu diberikan lebih serius terhadap penyelamatan spesies yang terancam punah ini. Dua anoa betina yang dipelihara di kantor BKSDA Kendari memperlihatkan kondisi kesehatan yang relatif baik, kecuali pada anoa betina yang berasal dari Buton yang menunjukkan indikasi anemia dan memiliki profil darah yang kurang baik. Pemberian suplemen mineral dan pakan konsentrat disarankan perlu diberikan dalam rangka meningkatkan kondisi kesehatan kedua anoa tersebut. Berdasarkan analisis kondisi fisiologi reproduksi, melalui pemeriksaan organ reproduksi luar dan tingkah laku seksual, kedua betina tersebut mempunyai indikasi reproduksi yang baik. Oleh karena keterbatasan jantan, maka pendekatan teknologi reproduksi, misalnya dengan preservasi sperma dan inseminasi buatan perlu segera dilakukan.

0 komentar:

Post a Comment