Deskripsi Taman Vertikultur Sansevieria sp. (TVS)


Taman Vertikultur Sansevieria sp. (TVS) adalah suatu media taman yang disusun secara vertikal pada badan lampu jalan. Tanaman yang ditanam adalah jenis tanaman penyerap polutan (karbondioksida, karbonmonoksida, dan emisi lainnya) yaitu Sanseviera sp. yang telah diketahui manfaatnya sebagai tanaman yang efektif untuk menyerap emisi gas. Media taman yang digunakan berasal dari campuran arang sekam dan zeolit yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesuburan tanah  (Pusat Penelitian Tanah, 1983 ). Selain itu, karya ini menerapkan pula prinsip recycle karena memanfaatkan kaleng bekas sebagai media pengganti pot dan memakai sekam yang jumlahnya berlimpah di masyarakat.

            Pembuatan TVS membutuhkan bahan-bahan sebagai berikut : besi ukuran 2 x 3 cm, baut-mur silinder, karet penyekat, kaleng bekas, pelat strip, cat ,thinner dan media taman. Alat-alat yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya adalah mesin las listrik tipe BX-160 220V, gunting pelat, tang, rivet, palu, meteran, jangka besi, gergaji besi, , alat tulis, alat ukur panjang (meteran), busur derajat.

            TVS terdiri dari dua bagian utama, yakni bagian rangka penopang dan bagian pot tanaman. Rangka penopang yang pada TVS biasa dibuat 2 besi kerangka penopang utama dan beberapa besi kerangka pengunci yang sekaligus berfungsi menjadi tempat menggantungnya pot tanaman. Sebagai penguatnya, di menggunakan baut-mur silinder pada setiap sisi kerangka penopang dan penggunaan karet pada lengkung kerangka (Gambar 1). Sedangkan untuk pot tanaman dapat menggunakan kaleng-kaleng bekas seperti bekas kaleng oli.

Sedangkan untuk penempatan pot tanaman digantungkan pada sisi-sisi kerangka sebanyak 4 buah pot atau lebih tergantung dari perbandingan diameter pot dengan ukuran tiang yang akan kita manfaatkan, untuk kasus ini di memanfaatkan tiang dengan diameter sekitar 20 cm sehingga ideal untuk 4 pot tanaman berdiameter 15 – 20 cm. Pot tanaman di gantung membentuk sudut 30 derajat relatif terhadap tiang untuk untuk menambah pemanfaatan ruang dan nilai estetika yang terbentuk (Gambar 3) dan (Gambar 4). Untuk teknis bongkar-pasang sistem ini juga bersifat fleksibel, sehingga mudah dilakukan perlakuan apabila terjadi kendala teknis seperti penggantian pot tanaman.

No comments